Penyakit Kelainan Seksual dan Dampaknya

Dewasa ini banyak sekali penyakit baru yang timbul yang penyebab kemunculannya sangat beragam. Tidak semua penyakit disebabkan oleh virus, bakteri, kuman, atau penyebab lain yang berasal dari lingkunngan luar tubuh kita. Namun banyak juga kasus pesakitan yang timbul karena faktor keturunan yang disebabkan oleh gen pembawa. Gen pembawa ini sebenarnya tidak akan berpengaruh begitu besar jika kita hidup dengan pola hidup sehat.

Penyakit juga dapat disebabkan oleh pergaulan. Penyakit ini menyerang batin atau kejiwaan seseorang dan erat hubungannya dengan perilaku seksual yang menyimpang, serta dapat menimpa pada semua orang. Penyakit ini disebut sebagai penyakit kelainan seksual.

Banyak macam bentuk penyakit kelainan seksual yang terjadi di dunia ini. Dan dampak terhadap kehidupan sosialnya juga sangat beragam.

2.1 Penyimpangan Perilaku Seksual

Manusia itu diciptakan Tuhan sebagai makhkluk sempurna, sehingga mampu mencintai dirinya (autoerotik), mencintai orang lain beda jenis (heteroseksual) namun juga yang sejenis (homoseksual) bahkan dapat jatuh cinta makhluk lain ataupun benda, sehingga kemungkinan terjadi perilaku menyimpang dalam perilaku seksual amat banyak.

Manusia walaupun diciptakanNya sempurna namun ada keterbatasan, misalnya manusia itu satu-satunya makhluk yang mulut dan hidungnya tidak mampu menyentuh genetalianya. Hal itu sangat berbeda dengan hewan, hampir semua hewan mampu mencium dan menjilat genetalianya, kecuali Barnobus (sejenis Gorilla) yang sulit mencium genetalianya. Barnobus satu-satunya jenis apes (monyet) yang bila bercinta menatap muka pasangannya, sama dengan manusia.

Kelainan seks terjadi pada batin atau kejiwaan seseorang walaupuan dari segi fisik penderita penyakit seks batin tersebut sama dengan orang-orang normal yang lain.

Bentuk-bentuk penyimpangan seksual tersebut tidak selamanya ditolak oleh lingkungan masyarakat di sekitarnya. Ada wilayah-wilayah yang melegalkan ketidaknormalan aktivitas seksual yang terjadi dan ada pula yang malakukan penolakan secara tegas pada setiap bentuk kelainan seksual.

2.2 Macam atau Jenis-Jenis Penyimpangan Seksual

Penyimpangan seksual adalah aktivitas seksual yang ditempuh seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan tidak sewajarnya. Penyebab terjadinya kelainan ini bersifat psikologis atau kejiwaan, seperti pengalaman sewaktu kecil, dari lingkungan pergaulan, dan faktor genetik. Berikut ini macam-macam bentuk penyimpangan seksual:

1.   Homoseksual
Homoseksual merupakan kelainan seksual berupa disorientasi pasangan seksualnya. Disebut gay bila penderitanya laki-laki dan lesbi untuk penderita perempuan.

2.   Sadomasokisme

Dalam hal ini kepuasan seksual diperoleh bila mereka melakukan hubungan seksual dengan terlebih dahulu menyakiti atau menyiksa pasangannya. Sedangkan masokisme seksual merupakan kebalikan dari sadisme seksual. Seseorang dengan sengaja membiarkan dirinya disakiti atau disiksa untuk memperoleh kepuasan seksual.

3.   Ekshibisionisme
Penderita ekshibisionisme akan memperoleh kepuasan seksualnya dengan memperlihatkan alat kelamin mereka kepada orang lain yang sesuai dengan kehendaknya.  Kondisi begini sering diderita pria, dengan memperlihatkan penisnya yang dilanjutkan dengan masturbasi hingga ejakulasi.

4.   Voyeurisme

Istilah voyeurisme (disebut juga scoptophilia) berasal dari bahasa Prancis yakni vayeur yang artinya mengintip. Penderita kelainan ini akan memperoleh kepuasan seksual dengan cara mengintip atau melihat orang lain yang sedang telanjang, mandi atau bahkan berhubungan seksual. Ejakuasinya dilakukan dengan cara bermasturbasi setelah atau selama mengintip atau melihat korbannya. Dengan kata lain, kegiatan mengintip atau melihat tadi merupakan rangsangan seksual bagi penderita untuk memperoleh kepuasan seksual.

5.   Fetishisme

Fatishi berarti sesuatu yang dipuja. Jadi pada penderita fetishisme, aktivitas seksualnya disalurkan melalui bermasturbasi dengan BH (breast holder), celana dalam, kaos kaki, atau benda lain yang dapat meningkatkan hasrat atau dorongan seksual. Sehingga, orang tersebut mengalami ejakulasi dan mendapatkan kepuasan.

6.   Pedophilia / Pedophil / Pedofilia / Pedofil

Adalah orang dewasa yang yang suka melakukan hubungan seks / kontak fisik yang merangsang dengan anak di bawah umur.

7.   Bestially

Bestially adalah manusia yang suka melakukan hubungan seks dengan binatang seperti kambing, kerbau, sapi, kuda, ayam, bebek, anjing, kucing, dan lain sebagainya.

8.   Incest

Adalah hubungan seks dengan sesama anggota keluarga sendiri non suami istri seperti antara ayah dan anak perempuan dan ibu dengna anak cowok

9.   Necrophilia/Necrofil

Adalah orang yang suka melakukan hubungan seks dengan orang yang sudah menjadi mayat / orang mati.

10. Zoophilia

Zoofilia adalah orang yang senang dan terangsang melihat hewan melakukan hubungan seks dengan hewan.

11. Sodomi

Sodomi adalah pria yang suka berhubungan seks melalui dubur pasangan seks baik pasangan sesama jenis (homo) maupun dengan pasangan perempuan.

12. Frotteurisme/Frotteuris

Yaitu suatu bentuk kelainan sexual di mana seseorang laki-laki mendapatkan kepuasan seks dengan jalan menggesek-gesek / menggosok-gosok alat kelaminnya ke tubuh perempuan di tempat publik / umum seperti di kereta, pesawat, bis, dll.

13. Gerontopilia

Gerontopilia adalah suatu perilaku penyimpangan seksual dimana sang pelaku jatuh cinta dan mencari kepuasan seksual kepada orang yang sudah berusia lanjut (nenek-nenek atau kakek-kakek).Keluhan awalnya adalah merasa impoten bila menghadapi istri/suami sebagai pasangan hidupnya, karena merasa tidak tertarik lagi.Gairah seksualnya kepada pasangan yang sebenarnya justru bisa bangkit lagi jika ia telah bertemu dengan idamannya (kakek/nenek).

14. Wanita Pria / Waria

Gejala waria adalah bagian dari aspek sosial transgenderisme. Seorang laki-laki memilih menjadi waria dapat terkait dengan keadaan biologisnya hermafroditisme, orientasi seksual homoseksualitas, maupun akibat pengondisian lingkungan pergaulan. Sebutan bencong atau banci juga dikenakan terhadap waria dan bersifat negatif.

2.3  Kategori Perilaku  Seksual yang Menyimpang

Perilaku seksual yang menyimpang dapat dilihat dari tiga kategori :

1. Dari cara penyaluran dorongan seksualnya :
Masochisme X Sadisme : Mendapatkan kepuasan dengan siksaan secara fisik atau  mental.
Eksibitionisme : Mendapatkan kepuasan seks dengan memperlihatkan alat kelaminnya kepada orang lain.
Scoptophilia : Mendapatkan kepuasan seks dari melihat aktivitas seksual.
Voyeurisme : Mendapatkan kepuasan seks dengan melihat orang telanjang.

Troilisme : Perilaku seks yang membagi partner seksual dengan orang lain sementara orang lain menonton. Biasanya pasangan yang melakukan aktivitas seksual pada waktu dan tempat yang sama sehingga bisa saling menonton.

Transvestisme : Mendapatkan kepuasan seks dengan memakai pakaian dari lawan jenisnya.

Seksualoralisme : Mendapatkan kepuasan seks dari aplikasi mulut pada genitilia partnernya.

Sodomi atau seksual analisme : Mendapatkan kepuasan seks dengan melakukan hubungan seksual melalui anus.

2. Dari orientasi atau sasaran seksual yang menyimpang
Pedophilia : Seseorang dewasa mendapat kepuasan seks dari hubungan dengan anak-anak.

Bestiality : Mendapatkan kepuasan seks dari hubungan dengan binatang

Zoophilia : Mendapatkan kepuasan dengan melihat aktivitas seksual dari binatang

Necriphilia : Mendapatkan kepuasan seks dengan melihat mayat, coitus dengan mayat.

Pornography : Mendapatkan kepuasan seks dengan melihat gambar porno lebih terpenuhi dibandingkan dengan hubungan seksual yang normal.

Fetishisme : Pemenuhan dorongan seksual melalui pakaian dalam lawan jenis.

Frottage : Mendapatkan kepuasan seks dengan meraba orang yang disenangi dan biasanya orang tersebut tidak mengetahuinya.

Saliromania : biasanya pada lelaki yang mendapatkan kepuasan seks dengan mengganggu atau mengotori badan/pakaian dari partnernya.

Gerontoseksuality : Seorang pemuda lebih senang melakukan hubungan seks dengan perempuan yang berusia lanjut.

Incest : Hubungan seksual yang dilakukan antara dua orang yang masih satu darah.

Obscentity : Mendapatkan kepuasan seks dengan mendengarkan perkataan atau gerak gerik dan gambar yang dianggap menjijikkan.

Mysophilia, coprophilia dan Urophilia : Senang pada kotoran, faeces dan urine.

Masturbasi : Mendapatkan kepuasan seks dengan merangsang genitalnya sendiri.

3. Dilihat dari tingkat penyimpangan, keinginan, dan kekuatan dorongan seksual :

Nymphomania : Seorang wanita yang mempunyai keinginan seks yang luar biasa atau yang harus terpenuhi tanpa melihat akibatnya.

Satriasis : Keinginan seksual yang luar biasa dari seorang lelaki.

Promiscuity dan prostitusi : Mengadakan hubungan seksual dengan banyak orang.

Perkosaan : Mendapatkan kepuasan seksual dengan cara paksa.

2.4 Gangguan Seksual

Beberapa gangguan seksual bisa berhubungan dengan penyimpangan perilaku seksual, yaitu :

1.Ganguan identitas jenis

2. Parafilia(deviasi seks)

3. Disfungsi Psikoseksual

4. Ganguan seksula pada remaja

2.5 Dampak Kelainan Seksual

Dampak yang ditimbulkan dari penyakit kelainan seksual itu tersebut adalah

Contohnya seks bebas, jika kita sering melaakukan hal tersebut pada ke sembarang orang atau siapapun kita akan terkena penyakit aids.

Dampak dari gay atau homoseksual itu bermacam-macam contoh yang umum adalah penyakit yang didapat cukup beragam. Zoophilia adalah seorang yangg mempunyai kelainan, mereka merasa bergairah untuk melakukan seks dengan binatang, hal ini akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan manusia ataupun keduanya.

http://www.cmrmedan.org/penyimpangansex.html

http://episentrum.com/search/dampak%20dari%20penyakit%20kelainan%20seksual

http://id.wikipedia.org/wiki/Waria

http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-GB%3Aofficial&biw=1280&bih=608&gbv=2&q=waria&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=

About rachmade

hi,,saya rachma nurdillah,saya adalah mahasiswi sistem informasi universitas gunadarma 2010,,
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s